Telinga bertanggung jawab mengantarkan bunyi sampai ke otak. Semua bagian telinga, mulai dari luar, tengah, dan dalam berperan penting untuk mengantarkan bunyi tersebut. Namun, jika ada satu bagian yang bermasalah kemungkinan akan terjadi gangguan dengar.

Apa saja kerusakan pada bagian telinga yang menyebabkan gangguan pendengaran?

Kerusakan Telinga Bagian Dalam

Seperti dilansir dari Mayo Clinic, kerusakan pada telinga bagian dalam umumnya terjadi karena penuaan dan paparan suara keras. Dua faktor tersebut menyebabkan keausan pada rambut atau sel saraf di koklea yang mengirimkan sinyal suara ke otak.

Ketika rambut atau sel saraf ini rusak atau hilang, sinyal listrik tidak ditransmisikan secara efisien. Sehingga, terjadilah gangguan pendengaran pada manusia. Kasus kerusakan telinga bagian dalam ini membuat penderitanya kesulitan mencerna kata-kata saat berbincang di situasi bising.

Penumpukan Kotoran Telinga

Kotoran telinga dapat menyumbat saluran telinga dan mencegah konduksi gelombang suara. Untuk memulihkan pendengaran, kotoran telinga yang menunpuk harus dibersihkan dengan baik.

Infeksi Telinga Bagian Luar atau Tengah

Telinga bagian luar dan tengah juga tak luput dari masalah. Misalnya, terjadi infeksi telinga dan pertumbuhan tulang atau tumor yang tidak normal. Ketika hal tersebut terjadi, manusia akan mengalami gangguan pendengaran.

Gendang telinga pecah (perforasi membran timpani)

Pecahnya gendang telinga akan memengaruhi pendengaran. Kondisi ini terjadi karena ledakan suara yang keras, perubahan tekanan yang tiba-tiba, menusuk gendang telinga dengan benda dan infeksi.