Kesehatan pendengaran menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan pada usia lanjut. Karena itu, pemeriksaan pendengaran dapat menjadi langkah awal untuk mengetahui kondisi pendengaran seseorang.
Hal tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat & Bakti Sosial IKATWI DPC Jakarta Selatan.
Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 27 September 2026, di Panti Sosial Trisna Wredha “Melania”, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, Kasoem Hearing Center turut hadir sebagai partner. Kasoem memberikan screening pendengaran gratis bagi para lansia yang hadir.
Hampir 30 Lansia Ikuti Screening Pendengaran
Antusiasme para peserta terlihat selama kegiatan berlangsung.
Hampir 30 lansia mengikuti screening pendengaran yang dilakukan oleh tim Kasoem Hearing Center.
Dari hasil screening, mayoritas peserta menunjukkan adanya indikasi gangguan pendengaran.
Temuan ini menunjukkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan pendengaran pada lansia. Terlebih, gangguan pendengaran dapat muncul secara perlahan.
Akibatnya, seseorang terkadang tidak menyadari bahwa kemampuan mendengarnya sudah mengalami perubahan.
Gangguan Pendengaran Sering Tidak Disadari
Penurunan kemampuan mendengar dapat membuat komunikasi sehari-hari menjadi lebih sulit.
Lansia mungkin mulai kesulitan mendengar percakapan. Terutama ketika berada di tempat yang ramai.
Beberapa tanda juga sering dianggap sebagai hal yang wajar karena usia.
Misalnya, sering meminta lawan bicara mengulang perkataan. Ada pula yang mulai menaikkan volume televisi atau lebih sulit mengikuti percakapan.
Padahal, keluhan tersebut dapat menjadi tanda bahwa kemampuan pendengaran perlu diperiksa.

Screening Membantu Mengenali Kondisi Pendengaran
Melalui screening pendengaran, peserta dapat memperoleh gambaran awal mengenai kondisi pendengarannya.
Screening juga dapat menjadi langkah pertama untuk meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan pendengaran.
Jika ditemukan adanya indikasi gangguan pendengaran, peserta dapat mempertimbangkan pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil screening bukan merupakan diagnosis medis. Pemeriksaan lanjutan oleh tenaga kesehatan tetap diperlukan untuk mengetahui kondisi pendengaran secara lebih menyeluruh.
Peran Keluarga dalam Menjaga Pendengaran Lansia
Kesehatan pendengaran lansia juga menjadi perhatian bagi keluarga.
Keluarga dapat membantu dengan memperhatikan perubahan perilaku saat berkomunikasi.
Apakah orang tua mulai sering meminta pengulangan? Apakah volume televisi semakin keras? Atau apakah mereka kesulitan mengikuti percakapan?
Jika beberapa tanda tersebut mulai terlihat, pemeriksaan pendengaran dapat menjadi langkah yang tepat untuk mengetahui kondisinya.
Dengan mengetahui kondisi pendengaran lebih awal, keluarga juga dapat lebih memahami kebutuhan lansia dalam berkomunikasi.
Kasoem Hearing Center Hadir Lebih Dekat dengan Masyarakat
Partisipasi Kasoem Hearing Center dalam kegiatan bakti sosial IKATWI menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan pendengaran.
Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi para lansia untuk mendapatkan screening pendengaran secara langsung dan gratis.
Bagi Kasoem Hearing Center, menjaga kesehatan pendengaran bukan hanya tentang mendengar suara.
Pendengaran membantu seseorang tetap berkomunikasi dengan keluarga. Pendengaran juga membantu lansia tetap terhubung dengan lingkungan di sekitarnya.
Karena itu, jangan abaikan ketika mulai muncul perubahan pada kemampuan mendengar.
Jangan Tunggu Gangguan Pendengaran Mengganggu Komunikasi
Jika orang tua atau anggota keluarga mulai mengalami kesulitan mendengar, pemeriksaan pendengaran dapat menjadi langkah awal untuk mengetahui kondisinya.
Kasoem Hearing Center hadir untuk membantu masyarakat memahami kondisi pendengaran dan menemukan solusi yang sesuai dengan kebutuhannya.
Mulai dari pemeriksaan, konsultasi, pemilihan alat bantu dengar, hingga layanan purnajual, Kasoem Hearing Center berupaya memberikan pendampingan dalam perjalanan kesehatan pendengaran.


