Seiring bertambahnya usia, banyak orang tua mulai mengalami penurunan kemampuan mendengar. Kondisi ini dikenal sebagai presbikusis, yaitu penurunan pendengaran bertahap yang muncul secara alami pada lansia. Meski umum terjadi, presbikusis sering kali dianggap sebagai hal “biasa” sehingga tidak ditangani dengan tepat.
Padahal, memahami gejala presbikusis sejak dini sangat penting agar orang tua tetap aktif berkomunikasi dan terhubung dengan lingkungan.
Apa Itu Presbikusis?
Presbikusis biasanya mulai muncul pada usia 50–60 tahun dan berkembang perlahan. Karena kemunculannya bertahap, banyak orang tua tidak menyadari bahwa pendengaran mereka telah menurun. Akibatnya, gejala awal sering dianggap sepele atau bahkan diabaikan.
Tanda-Tanda Umum Gejala Presbikusis
Orang tua mungkin mengalami presbikusis jika mereka mulai menunjukkan beberapa kebiasaan berikut:
Sering meminta lawan bicara mengulang ucapan.
Sulit mendengar suara pelan atau nada tinggi.
Tidak nyaman berada di keramaian karena sulit memisahkan suara utama dari kebisingan sekitar.
Volume TV atau ponsel semakin keras.
Cenderung menghindari percakapan karena merasa “menebak-nebak” isi pembicaraan.
Gejala-gejala ini bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat memengaruhi hubungan sosial dan emosional orang tua.
Dampak Presbikusis Jika Tidak Ditangani
Presbikusis yang tidak mendapatkan penanganan dapat menyebabkan:
1. Kesulitan Berkomunikasi
Orang tua bisa mengalami rasa frustrasi, salah paham, atau merasa tidak mampu mengikuti percakapan sehari-hari.
2. Munculnya Rasa Kesepian
Keterbatasan mendengar membuat mereka enggan berinteraksi sehingga lebih memilih menarik diri dari aktivitas sosial.
3. Penurunan Fungsi Kognitif
Penelitian menunjukkan bahwa gangguan pendengaran yang tidak ditangani dapat dikaitkan dengan penurunan fungsi kognitif lebih cepat. Bahkan, risiko demensia dapat meningkat.
Dengan mengenali gejala presbikusis, keluarga dapat segera mengambil langkah untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.
Mengapa Pemeriksaan Pendengaran Penting?
Screening pendengaran membantu mendeteksi presbikusis lebih awal sehingga penanganan bisa segera dilakukan. Dengan pemeriksaan rutin, orang tua dapat menjaga kualitas hidup, tetap aktif, dan berkomunikasi tanpa hambatan.
Kesimpulan
Presbikusis adalah kondisi alami, tetapi tidak boleh dianggap remeh. Mengetahui dan memahami gejala presbikusis dapat membantu keluarga memberikan dukungan terbaik bagi orang tua untuk tetap terhubung dengan dunia di sekitar mereka.


