Program pemeriksaan pendengaran di Banten menjadi salah satu upaya penting dalam menjaga kualitas hidup lansia melalui deteksi dini gangguan pendengaran. Kegiatan yang dilaksanakan pada 10 Februari 2026 di Posyandu Duyung ini berhasil menjangkau 35 peserta dan memberikan gambaran nyata tentang kondisi kesehatan pendengaran masyarakat usia lanjut.
Hasil Pemeriksaan Pendengaran di Banten
Seluruh peserta yang hadir berhasil menjalani proses pemeriksaan. Dari total 35 orang yang mengikuti screening, ditemukan 15 peserta mengalami gangguan pendengaran dengan tingkat yang bervariasi, mulai dari ringan (mild), sedang (moderate), berat (severe), hingga sangat berat (profound) pada satu atau kedua telinga.
Angka tersebut menunjukkan bahwa 42,8% peserta mengalami gangguan pendengaran. Data ini menegaskan bahwa pemeriksaan pendengaran di Banten sangat dibutuhkan sebagai langkah preventif dan promotif, khususnya bagi kelompok lansia.
Mayoritas temuan berada pada kategori ringan. Kondisi ini masih sangat memungkinkan untuk dilakukan intervensi dini, sehingga penurunan fungsi pendengaran dapat diperlambat dan kualitas hidup tetap terjaga.
Mengapa Deteksi Dini Sangat Penting?
Gangguan pendengaran sering kali terjadi secara perlahan dan tidak disadari. Banyak lansia baru memeriksakan diri ketika kondisi sudah memasuki tahap sedang atau berat.
Melalui pemeriksaan pendengaran di Banten, kasus dengan kategori severe dan profound dapat segera dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Deteksi sejak awal memungkinkan penggunaan alat bantu dengar, terapi pendengaran, serta edukasi komunikasi yang tepat bagi keluarga.
Dengan penanganan yang cepat, lansia dapat tetap aktif berinteraksi, terhindar dari isolasi sosial, dan menjaga kesehatan mental.

Kolaborasi Strategis untuk Perluasan Layanan
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk membangun networking lintas sektor. Dalam pelaksanaannya, terjalin komunikasi strategis dengan dr. Eka selaku Kepala Layanan Lansia Dinas Kesehatan Provinsi Banten.
Beberapa peluang kolaborasi yang terbuka antara lain:
Akses komunikasi dengan Dinas Kesehatan Makassar
Rencana kerja sama dengan PPGPKT Serang dalam kegiatan bakti sosial
Pengembangan program pemeriksaan pendengaran lintas daerah
Kolaborasi multipihak ini menjadi langkah penting dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan pendengaran bagi masyarakat.
Dampak Positif bagi Program Kesehatan Lansia
Pemeriksaan pendengaran di Banten tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta, tetapi juga memperkuat sinergi antarinstansi. Program ini meningkatkan kredibilitas sebagai mitra layanan kesehatan lansia serta memperkuat branding melalui kegiatan sosial yang berdampak langsung.
Selain itu, terbukanya akses ke jejaring Dinas Kesehatan Kota Makassar menjadi peluang besar untuk menghadirkan program serupa di wilayah lain. Dengan demikian, semakin banyak lansia yang dapat merasakan manfaat deteksi dini gangguan pendengaran.
Komitmen untuk Layanan Pendengaran yang Lebih Luas
Keberhasilan kegiatan ini menjadi bukti bahwa pemeriksaan pendengaran di Banten memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan pendengaran. Deteksi dini memungkinkan penanganan yang lebih cepat, tepat, dan efektif.
Kasoem Hearing Center berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan screening pendengaran di berbagai komunitas, posyandu, instansi, maupun acara sosial lainnya.
Ingin menghadirkan pemeriksaan pendengaran gratis di acara Anda?
Hubungi Kasoem Hearing Center sekarang dan jadwalkan kegiatan screening untuk komunitas atau institusi Anda.
Bersama, kita wujudkan lansia yang lebih sehat, aktif, dan tetap terhubung dengan lingkungan sekitarnya melalui pendengaran yang optimal.












